09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Tanaman Kayu Putih dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat10497 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya tanaman kayu putih? Kayu putih merupakan salah satu jenis pohon yang menghasilkan minyak dari daun yang dimilikinya. Daun kayu putih dikeringkan kemudian baru bisa diolah untuk dijadikan obat. Tanaman kayu putih adalah jenis tanaman yang dapat ditanam di tanah tandus. Tanaman kayu putih dapat tahan panas sehingga dapat tumbuh kembali meskipun telah terjadi kebakaran. Tanaman kayu putih dapat mudah ditemukan dari dataran rendah sampai 400 mdpl. Tanaman kayu putih juga dapat tumbuh di pantai, nbelakang hutan bakau, ditanah berawa atau membentuk hujan kecil di tanah yang kering hingga basah. Tanaman kayu putih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh sehingga dapat dikategorikan sebagai tumbuhan hidup. Dari tanaman kayu putih yang sering digunakan untuk obat adalah bagian daun dan kulitnya. Daun dan kulit kayu putih dibuat menjadi produk kemasan atau yang dapat Anda kenal dengan minyak kayu putih. Minyak kayu putih memiliki banyak manfaat seperti dapat menghangatkan tubuh saat musim dingin dan saat perjalan jauh. Kulit tanaman kayu putih memiliki rasa tawar, netral, dan bersifat penenang. Sedangkan untuk bagian daunnya memiliki rasa pedas, kelat, dan bersifat hangat.

Tanaman kayu putih memiliki banyak manfaat mulai dari daun, batang, ranting, dan buahnya, Beberapa manfaatkan yang bisa didapatkan yaitu dapat mengobati batuk, demam karena flu, sesak napas, sakit kepala, sakit gigi, mengatasi lemah tidak bersemangat, insomnia, mengobati luka bernanah, mengobati radang kulit, sakit kulit atau alergi, mengobati rematik, nyeri tulang dan syaraf, perut kembung, radang usus, diare, dll. Perlu Anda ketahui jika minyak kayu putih mudah menguap sehingga Anda harus menyimpannya dengan benar. Bagi Anda yang belum pernah mengetahui tanaman kayu putih tentu akan penasaran dengan ciri-cirinya. Untuk ciri-ciri tanaman kayu putih bisa dilihat di bawah ini.

  1. Batang

Batang tanaman kayu putih memiliki tinggi 10 m hingga 20 m dengan kulit batangnya yang berlapis-lapis. Batangnya memiliki warna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tak beraturan. Batang pohon tidak terlalu besar namun memiliki percabangan yang menggantung ke bawah.

  1. Daun

Dun tanaman kayu putih tunggal dengan memiliki bentuk kecil agak tebal seperti kulit, tangkai daun pendek dan memliki letak berseling. Helai daun tanaman kayu putih berbentuk jorong atau lanset dengan memiliki panjang anatara 4.5 cm hingga 15 cm dengan lebar 0.75 cm hingga 4 cm. Bagian ujung dan pangkal daun runcing dengan memiliki tepi yang rata serta tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut dengan memiliki warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan. Jika daun diremas atau dimemarkan akan berbau minyak kayu putih.

  1. Bunga

Perbunggan tanaman kayu putih majemuk berbentuk bulir dengan bunga yang berbentuk lonceng, daun mahkota dengan warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan dan keluar dari ujung percambahan.

  1. Buah

Buah tanaman kayu putih dikenal dengan nama gelam dan selalu berpasangan dengan jongrahap.

Beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh tanaman kayu putih dapat Anda perhatikan di atas. Penananaman kayu putih sebenarnya sangat mudah dan bagi Anda yang ingin menjalankan peluang bisnis budidaya tanaman kayu putih di bawah ini ada hitungan analisa usaha yang perlu Anda ketahui.

Analisa Usaha Budidaya Tanaman Kayu Putih

Asumsi

  • Masa penggunaan alat = pajak lahan selama waktu 8 tahun.
  • Masa penggunaan alat = pompa air selama waktu 6 tahun.
  • Masa penggunaan alat = mesin pemeras minyak selama waktu 10 tahun.
  • Masa penggunaan alat = sabit selama waktu 6 tahun.
  • Masa penggunaan alat = penyiram tanaman gembor selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan alat = selang selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan alat = golok selama waktu 5.5 tahun.
  • Masa penggunaan alat = cangkul selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan alat = gerobak dorong selama waktu 6 tahun.
  • Masa penggunaan alat = geraji selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan alat = timba selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan alat = timbangan selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan alat = wadah untuk panen selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan alat = peralatan tambahan selama waktu 5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Pajak Lahan  Rp. 10,000,000
 Pompa Air  Rp. 2,500,000
 Mesin destilasi minyak  Rp. 25,000,000
 Sabit  Rp. 100,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 150,000
 Selang  Rp. 120,000
 Golok  Rp. 150,000
 Cangkul  Rp. 150,000
 Gerobak dorong  Rp. 800,000
 Geraji  Rp. 200,000
 Timba  Rp. 100,000
 Timbangan  Rp. 400,000
 Wadah untuk panen  Rp. 150,000
 Peralatan tambahan  Rp. 250,000
 Jumlah Investasi  Rp. 40,070,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa pajak lahan 1/30 x Rp. 10.000.000  Rp. 333,333
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 2.500.000  Rp. 83,333
 Penyusutan mesin destilasi minyak 1/30 x Rp. 25.000.000  Rp. 833,333
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Penyusutan selang 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 800.000  Rp. 26,667
 Penyusutan geraji 1/30 x Rp. 200.000  Rp. 6,667
 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 400.000  Rp. 13,333
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 250.000  Rp. 8,333
 Total Biaya Tetap  Rp.  1,335,667

 

Biaya Variabel
 Bibit kayu putih  Rp. 150,000  x  30  =  Rp. 4,500,000
 Pupuk alami  Rp. 88,000  x  30  =  Rp. 2,640,000
 Pupuk buatan  Rp. 86,000  x  30  =  Rp. 2,580,000
 Karung  Rp. 40,000  x  30  =  Rp. 1,200,000
 Pestisida hama  Rp. 95,000  x  30  =  Rp. 2,850,000
 Pestisida rumput  Rp. 75,000  x  30  =  Rp. 2,250,000
 Pekerja  Rp. 250,000  x  30  =  Rp. 7,500,000
 Tali  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Biaya Variabel  Rp. 19,020,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 20,355,667

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
100 Kg  x Rp. 30,000  =  Rp. 3,000,000
Rp. 3,000,000  x 30 hr  =  Rp. 90,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    90,000,000  – 20,355,667  =  Rp. 69,644,333

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 40,070,000  : 69,644,333  = 1  bln

 mesin destilasi minyak atsiri 1 agrowindo

Hitungan analisa usaha yang disediakan di atas menunjukan jika budidaya tanaman kayu putih sangat menguntungkan untuk dijalani. Agar nilai jual tanaman kayu putih dapat semakin tinggi maka Anda bisa menggolahnya untuk dijadikan minyak kayu putih. Dalam penggolahan minyak kayu putih Anda bisa menggunakan mesin destilasi minyak sehingga kualitas minyak yang dihasilkan akan sangat berkualitas. Apabila Anda ingin mendapatkan mesin destilasi minyak dengan kualitas yang baik sebaiknya menggunakan mesin usaha yang diproduksi oleh Agrowindo dan Anda bisa mendapatkanya di Toko Mesin Maksindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya tanaman kayu putih yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas dapat membuat bisnis yang Anda jalankan semakin sukses.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com