09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Daun Katuk dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat9998 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya daun katuk? Daun katuk adalah salah satu tanaman holtikultur yang sering dibudidayakan oleh masyarakat. Tanaman daun katuk sering dibudidayakan di kebun-kebun, sawah, lereng pengunungan, dll. Cara menanam daun katuk terbilang sangat mudah dan proses penanamannya juga sangat praktis sekali. Apalagi jika proses penanaman daun katuk dilakukan secara organik pastinya akan semakin memudahkan Anda. Penanaman yang dilakukan secara organik mempunyai tujuan agar tanaman yang ditanam bisa cepat dipanen dan menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Tanaman daun katuk menjadi salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh baik di Indonesua. Hal ini dikarena pengaruh iklim yang ada di Indonesia. Sebagian besar wilayah Indonesia dapat ditanami daun katuk. Namun kebayakan wilayah yang terkenal dengan budidaya tanaman daun katuk adalah daerah Lampung. Masyarakat Lampung banyak yang membudidayakan daun katuk karena keuntungan yang diperoleh lumayan menjanjikan. Bagi Anda yang ingin mencoba menjalankan peluang usaha budidaya daun katuk di bawah ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

  1. Pemilihan Bibit

Tahapan awal yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan proses penanaman daun katuk adalah memperhatikan bibit yang digunakan. Pilihlah bibit yang terbaik agar hasilnya nanti juga lebih memuaskan. Pemilihan bibit bisa dilakukan sendiri yaitu dengan cara memotong beberapa ruas batang yang kemudian bisa langsung ditanam di polybag yang disediakan. Apabila dirasa batang sudah bisa dipindahkan maka Anda bisa memindahkannya ke lahan yang lebih luas lagi. Untuk pengambilan batang yang digunakan sebagai bibit sebaiknya emmilih batang yang sudah dewasa dan berumur 6 bulan hingga 12 bulan. Bibit yang digunakan juga harus terbebas dari hama dan terlihat segar. Untuk penggunaan media tanam yang diperlukan juga harus sesuai dengtan porsinya yakni dengan perbandingan 1:1 antara tanah dan pupuk yang digunakan. Agar tanaman dain katuk tumbuh dengan subur tentunya juga harus dilakukan penyiraman secara teratur sehingga tanah akan tetap dalam kondisi lembab.

  1. Pemeliharaan Katuk

Setelah proses penanaman katuk sudah dilakukan yang perlu Anda persiapkan adalah melakukan proses pemeliharaan agar tanaman katuk dapat tumbuh baik. Perawatan daun katuk juga dilakukan dengan beberapa tahapan seperti penyulaman katuk, pembersihan gulma atau penyiangan, penggemburan lahan atau pendangiran, penyiraman dan pemupukan, pengedalian hama yang menyerang. Beberapa pemeliharaan katuk yang telah disebutkan tadi harus diperhatikan dengan benar agar tanaman katuk dapat tumbuh dengan subur sesuai dengan yang Anda inginkan.

  1. Pemanenan Katuk

Proses panen daun katuk dapat dilakukan setelah usianya mencapai 8 bulan hingga 15 bulan. Proses perhitungan dimulai dari awal penanaman. Biasanya proses kecepatan panen dipengaruhi dengan beberapa hal seperti sinar matahari, temperature, ph tanah, dan kualitas bibit yang digunakan. Pada saat waktu panen tanaman daun katuk bisa dipanen berkali-kali.

Beberapa hal yang yang perlu diperhatikan dalam menjalankan peluang usaha budiaya daun katuk dapat Anda perhatikan di atas. Bagi Anda yang ingin mengetahui analisa usaha dalam menjalankan budidaya daun katuk dapat Anda lihat di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Daun Katuk

Asumsi

  • Lama penggunaan untuk sewa pajak lahan hingga 8 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk pompa air hingga 6 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk mesin hand sprayer hingga 10 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk sabit hingga 6 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk penyiram tanaman gembor hingga 4 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk selang hingga 5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk golok hingga 5.5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk cangkul hingga 4 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk alat gerobak dorong hingga 6 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk timba hingga 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk timbangan hingga 5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk wadah untuk panen hingga 4 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk peralatan tambahan hingga 5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Pajak Lahan  Rp. 6,000,000
 Pompa Air  Rp. 2,400,000
 Mesin hand sprayer  Rp. 700,000
 Sabit  Rp. 115,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 95,000
 Selang  Rp. 200,000
 Golok  Rp. 150,000
 Cangkul  Rp. 140,000
 Gerobak dorong  Rp. 650,000
 Geraji  Rp. 300,000
 Timba  Rp. 85,000
 Timbangan  Rp. 750,000
 Wadah untuk panen  Rp. 200,000
 Peralatan tambahan  Rp. 150,000
 Jumlah Investasi  Rp. 11,935,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa pajak lahan 1/30 x Rp. 6.000.000  Rp. 200,000
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 2.400.000  Rp. 80,000
 Penyusutan mesin hand sprayer 1/30 x Rp. 700.000  Rp. 23,333
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 115.000  Rp. 3,833
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 95.000  Rp. 3,167
 Penyusutan selang 1/30 x Rp. 200.000  Rp. 6,667
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 140.000  Rp. 4,667
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 650.000  Rp. 21,667
 Penyusutan geraji 1/30 x Rp. 300.000  Rp. 10,000
 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 85.000  Rp. 2,833
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 750.000  Rp. 25,000
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 200.000  Rp. 6,667
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Total Biaya Tetap  Rp. 397,833

 

Biaya Variabel
 Bibit daun katuk  Rp. 130,000  x  30  =  Rp. 3,900,000
 Pupuk alami  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Pupuk buatan  Rp. 80,000  x  30  =  Rp. 2,400,000
 Karung  Rp. 55,000  x  30  =  Rp. 1,650,000
 Pestisida hama  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Pestisida rumput  Rp. 75,000  x  30  =  Rp. 2,250,000
 Pekerja  Rp. 130,000  x  30  =  Rp. 3,900,000
 Tali  Rp. 30,000  x  30  =  Rp. 900,000
 Polibag  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Biaya Variabel  Rp. 16,950,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 17,347,833

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
50 Kg  x Rp. 20,000  =  Rp. 1,000,000
Rp. 1,000,000  x 30  hr  =  Rp. 30,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    30,000,000  – 17,347,833  =  Rp. 12,652,167

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 11,935,000  : 12,652,167  = 1  bln

 Hand Sprayer (Penyemprot) Multiguna Agrowindo 1 agrowindo

Budidaya daun katuk memiliki potensi atau prospek yang sangat menguntungkan untuk Anda budidayakan. Agar tanaman daun katuk mendapatkan hasil panen yang berlimpah maka Anda harus memperhatikan proses perawatan atau pemeliharaan. Jangan sampai daun katuk diserang oleh hama dan penyakit. Lakukan penyemperotan secara rutin agar menghasilkan daun katuk berkualitas. Dalam proses penyemperotan daun katuk sebaiknya Anda menggunakan mesin hand sprayer agar seluruh bagian daun terkena. Mesin hand sprayer saat ini banyak digunakan sebagai mesin usaha di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dll. Apakah Anda ingin menggunakan mesin hand sprayer? Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin hand sprayer dapatkan mesin tersebut di Toko Mesin Maksindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya daun katuk yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas membuat budiaya daun katuk yang Anda jalankan memperoleh hasil panen yang memuaskan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com