Peluang Usaha Minyak Goreng dan Analisa Usahanya
| Kategori | Peluang Usaha |
| Di lihat | 14017 kali |
| Harga | Rp (Hubungi CS) |
| Kategori | Peluang Usaha |
| Di lihat | 14017 kali |
| Harga | Rp (Hubungi CS) |
Minyak goreng selalu dibutuhkan sehari – hari untuk memasak. Minyak goreng ini digunakan untuk menggoreng bahan makanan agar dapat matang, enak dan gurih. Hasil masakan dengan menggunakan minyak goreng lebih memuaskan jika dibandingkan dengan cara memasak biasa. Sehingga membuat minyak goreng selalu dibutuhkan untuk mempermudah kegiatan memasak. Minyak goreng dibuat dari bahan kelapa, apalagi bahan kelapa di Indonesia cukup melimpah sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik untuk membuka usaha minyak goreng. Peluang usaha minyak goreng ini masih memiliki prospek cerah untuk dicoba. Dengan banyaknya pengguna minyak goreng sebagai bahan baku memasak aneka makanan, membuat usaha minyak kelapa akan semakin mudah dalam pemasaran. Ketika memulai usaha minyak goreng maka dibutuhkan langkah yang tepat supaya mendapatkan produk sesuai keinginan. Masyarakat pun suka dengan minyak goreng yang dihasilkan, untuk itu silahkan simak langkah dalam membangun usaha minyak goreng sebagai berikut :
Survei Bahan Baku
Bahan baku untuk membuat minyak goreng ini ialah kelapa, jadi hal pertama yang perlu dilakukan ialah mengetahui bahan baku kelapa ini memiliki stok yang selalu tersedia atau tidak. Dengan keadaan stok yang selalu ada tentu akan memudahkan dalam proses produksi, namun jika stok bahan kelapa ini musiman maka perlu melakukan beberapa hal lain agar mendapatkan stok yang selalu ada. Agar lebih mudah dalam mengatasi ketersediaan bahan baku maka akan lebih baik jika berkerja sama dengan para petani kelapa. Supaya mereka bisa memberikan kelapa untuk bahan produksi secara berkala.
Belajar Membuat Minyak Goreng
Membuat minyak goreng kelapa bukanlah hal sulit, karena dalam membuat minyak kelapa yang terpenting ialah memiliki bahan kelapa segar dan matang. Membuat minyak kelapa sangat mudah dengan cara pemanasan. Kelapa segar dan matang diparut kemudian diperas untuk menghasilkan santan. Santan dipanaskan dengan api kecil dan sambil terus diaduk pada saat memasak. Jika larutan santan telah menebal minyak akan memisahkan diri dari campuran larutan. Air akan mengupas dan hanya menyisakan minyak. Masak dalam waktu yang sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah dingin, masukan minyak kelapa dalam botol. Minyak pun bisa digunakan untuk aneka jenis kebutuhan.
Menyiapkan Peralatan Usaha
Supaya kegiatan produksi minyak kelapa berjalan mudah maka dibutuhkan peralatan yang tepat. Peralatan yang dibutuhkan ini yaitu mesin pemarut kelapa, mesin pemeras santan, wajan, tungku, pengaduk dan sebagainya. Dengan begitu pekerjaan membuat minyak goreng semakin mudah.
Pemasaran Produk
Agar minyak goreng ini dapat dikenal masyarakat maka perlu pemasaran yang matang, Caranya dengan menitipkan produk di warung, rumah makan, dan tempat penjualan bahan makanan lainya. Pastikan minyak goreng yang dibuat berkualitas dan memiliki standart untuk mendukung penjualan.
Target Pasar Minyak Goreng Kelapa
Minyak goreng ini menjadi kebutuhan sehari – hari untuk memasak, sehingga semua kalangan akan membutuhkannya. Jadi target pasar dari usaha minyak kelapa ini meluas, dari ibu rumah tangga dan semua para pengusaha kuliner. Tanpa minyak tentu mereka tidak akan dapat menggoreng makanan untuk mematangkannya.
Analisa Usaha Usaha Minyak Goreng
Pada saat membuka usaha minyak goreng maka dibutuhkan perhitungan yang matang dan konsisten. Analisa usaha ini akan membantu mengetahui pengeluaran dan pemasukan, jadi silahkan simak analisa usaha dari peluang bisnis minyak goreng dibawah ini :
Asumsi :
| Peralatan | Harga | |||||||||||||||||||||||||||
| Mesin pemarut kelapa | Rp. | 2,000,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Mesin pemeras santan | Rp. | 2,500,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Kompor dan gas | Rp. | 500,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Wajan besar | Rp. | 200,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Alat pengaduk | Rp. | 85,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Alat pengemas | Rp. | 350,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyaring santan | Rp. | 100,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Peralatan tambahan | Rp. | 300,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah Investasi | Rp. | 6,035,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Operasional per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Tetap | Nilai | |||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan pemarut kelapa 1/60 x Rp. 2.000.000 | Rp. | 33,333 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan pemeras santan 1/60 x Rp. 2.500.000 | Rp. | 41,667 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan kompor dan gas 1/48 x Rp. 500.000 | Rp. | 10,417 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan wajan besar 1/48 x Rp. 200.000 | Rp. | 4,167 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan alat pengaduk 1/36 x Rp. 85.000 | Rp. | 2,361 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan alat pengemas 1/36 x Rp. 350.000 | Rp. | 9,722 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan penyaring santan 1/24 x Rp. 100.000 | Rp. | 14,583 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan peralatan tambahan 1/36 x Rp. 300.000 | Rp. | 8,333 | ||||||||||||||||||||||||||
| Total Biaya Tetap | Rp. | 124,583 | ||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Variabel | ||||||||||||||||||||||||||||
| Buah kelapa | Rp. | 200,000 | x | 30 | = | Rp. | 6,000,000 | |||||||||||||||||||||
| Bahan bakar | Rp. | 85,000 | x | 30 | = | Rp. | 2,550,000 | |||||||||||||||||||||
| Biaya listrik | Rp. | 80,000 | x | 1 | = | Rp. | 80,000 | |||||||||||||||||||||
| Biaya air | Rp. | 50,000 | x | 1 | = | Rp. | 50,000 | |||||||||||||||||||||
| Biaya tambahan lain | Rp. | 100,000 | x | 30 | = | Rp. | 3,000,000 | |||||||||||||||||||||
| Total Biaya Variabel | Rp. | 11,680,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Total Biaya Operasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| Biaya tetap + biaya variabel = | Rp. | 11,804,583 | ||||||||||||||||||||||||||
| Pendapatan per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Penjualan rata – rata = | ||||||||||||||||||||||||||||
| 30 | kemasan | x | Rp. | 15,000 | = | Rp. | 450,000 | |||||||||||||||||||||
| Rp. | 450,000 | x | 30 | hr | = | Rp. | 13,500,000 | |||||||||||||||||||||
| Keuntungan per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| Rp. | 13,500,000 | – | 11,804,583 | = | Rp. | 1,695,417 | ||||||||||||||||||||||
| Lama Balik Modal | ||||||||||||||||||||||||||||
| Total Investasi / Keuntungan = | Rp. | 6,035,000 | : | 1,695,417 | = | 4 | bln | |||||||||||||||||||||
Agar kegiatan usaha minyak goreng berjalan dengan mudah dan lancar maka dibutuhkan peralatan usaha yang tepat. Untuk kemudahan dan kelancaran proses produksi ini maka gunakan mesin pemeras santan. Kegunaan mesin pemeras santan ini yaitu untuk memeras kelapa parut agar menghasilkan santan kental. Dengan mesin pemeras santan hasil santan lebih banyak dibandingkan cara manual. Hal ini akan membuat kegiatan produksi minyak kelapa menjadi mudah dan ringan. Mesin menggunakan tenaga listrik yang hemat sangat cocok digunakan untuk pengusaha pengolahan kelapa. Mesin pemeras kelapa ini disediakan oleh Toko Mesin Maksindo untuk para pengusaha. Dengan bantuan mesin pemeras kelapa kegiatan produksi semakin cepat, keuntungan pun bisa didapatkan dengan bantuan mesin usaha yang satu ini. Jadi bila ingin memeras santan dengan cepat dan hasil maksimal gunakan saja mesin pemeras kelapa ini. Mesin tersedia di Maksindo, datang langsung ke showroomnya. Harga mesin terjangkau sehingga para pengusaha pengolahan kelapa bisa membelinya dengan mudah.
Demikian tadi pembahasan yang bisa kami sampaikan mengenai peluang usaha minyak goreng. Peluang yang ada pada bisnis minyak goreng masih menggiurkan, dengan cara pengolahan minyak yang mudah. Sangat sesuai dijadikan pilihan usaha yang menguntungkan. Semoga informasi ini bermanfaat.
