09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Kapulaga dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat20836 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya kapulaga? Kapulaga? Kapulaga adalah salah satu jenis rempah yang banyak ditemui di Indonesia. Tanaman kapulaga masih famili dengan jahe namun menghasilkan buah bukan rimpang seperti tanaman jahe. Buah kapulaga berbentuk polong dan berada di atas permukaan tanah dengan memiliki bentuk kecil. Kapulaga saat ini memiliki nbilai jual yang sangat tinggi sehingga membuat budidaya dari kapulaga sangat menguntungkan untuk dijalani. Kapulaga sebagai jenis rempah ke tiga yang termahal di dunia. Kapulaga sering digunakan sebagai bumbu untuk membuat masakan tertentu. Kapulaga juga sering digunakan sebagai tanaman obat seperti dalam pembuatan jamu ataupun obat herbal. Kapulaga sebenarnya tanaman asli yang berasal dari Indonesia. Tanaman kapulaga dapat tumbuh subur di Indonesia dan bagi Anda yang ingin mencoba membudidayakan tanaman kapulaga di bawah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Syarat Tumbuh Tanaman Kapulaga

Tanaman kapulaga dapat tumbuh optimal dengan ketinggian antara 300 mdpl hingga 500 mdpl. Tanaman kapulaga menghendaki jenis tanah yang banyak mengandung humus, gembur dan memiliki sistem drainase yang baik. PH tanah yang baik untuk budidaya kapulaga yaitu antara 5.6 hingga 6.8. Untuk jenis tanah yang baik untuk tanaman kapulaga yaitu seperti tanah latosol, pedosolik merah kuning, dan mediteran. Tanaman kapulaga dapat tumbuh baik di iklim tropis, gersang atau semi gersang, dan daerah iklim sedang. Curah hujan yang optimal untuk tanaman kapulaga antara 2.500 hingga 4000 per tahunnya. Tenaman kapulaga adalah jenis tanaman yang membutuhkan tanaman pelindung karena tanaman ini tidak membutuhkan cahaya matahari penuh. Intensitas cahaya yang diperlukan setiap harinya antara 30 % hingga 70 %.

  1. Penggolahan Lahan

Tanaman kapulaga tidak membutuhkan sinar matahari penuh sehingga membutuhkan naungan. Tanaman kapulaga juga dapat tumbuh baik jika dibudidayakan dengan sistem tumpang sela atau tumpang sari dengan tanaman perkebunan seperti sengon dan kopi. Tanaman kapulaga membutuhkan lahan tanam yang gembur sehingga perlu dilakukan proses pencangkulan sebelum memulai penanaman.

  1. Persiapan Bibit

Bibit yang digunakan dapat diperbanyak dengan menggunakan biji, tunas atau anakan, dan akar. Setelah bibit yang digunakan sudah siap maka Anda hanya tinggal melakukan penanaman. Setiap lubang tanam bisa dimasukan 2 bibit kapulaga. Penanaman kapulaga sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan. Setelah melakukan proses penanaman tahapan berikutnya yaitu pemeliharaan atau perawatan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan peluang bisnis budidaya kapulaga dapat Anda perhatikan di atas. Bagi Anda yang ingin membudidayakan kapulaga di bawah ini disertakan hitungan analisa usahanya yang perlu Anda ketahui.

Analisa Usaha Budidaya Kapulaga

Asumsi

  • Masa untuk penggunaan sewa pajak lahan selama waktu 3 tahun.
  • Masa untuk penggunaan pompa air selama waktu 3 tahun.
  • Masa untuk penggunaan mesin destilasi minyak selama waktu 10 tahun.
  • Masa untuk penggunaan sabit selama waktu 4 tahun.
  • Masa untuk penggunaan penyiram tanaman gembor selama waktu 3 tahun.
  • Masa untuk penggunaan selang selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan golok selama waktu 3 tahun.
  • Masa untuk penggunaan cangkul selama waktu 5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan geraji selama waktu 4 tahun.
  • Masa untuk penggunaan timba selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan timbangan selama waktu 5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan wadah untuk bibit selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa untuk penggunaan peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Pajak Lahan  Rp. 2,500,000
 Pompa Air  Rp. 1,000,000
 Mesin destilasi minyak  Rp. 26,000,000
 Sabit  Rp. 100,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 90,000
 Selang  Rp. 140,000
 Golok  Rp. 120,000
 Cangkul  Rp. 120,000
 Gerobak dorong  Rp. 700,000
 Geraji  Rp. 250,000
 Timba  Rp. 50,000
 Timbangan  Rp. 600,000
 Wadah untuk panen  Rp. 200,000
 Peralatan tambahan  Rp. 100,000
 Jumlah Investasi  Rp. 31,970,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa pajak lahan 1/30 x Rp. 2.500.000  Rp. 83,333
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.000.000  Rp. 33,333
 Penyusutan mesin destilasi minyak 1/30 x Rp. 26.000.000  Rp. 866,667
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 90.000  Rp. 3,000
 Penyusutan selang 1/30 x Rp. 140.000  Rp. 4,667
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 700.000  Rp. 23,333
 Penyusutan geraji 1/30 x Rp. 250.000  Rp. 8,333
 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 600.000  Rp. 20,000
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 200.000  Rp. 6,667
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Total Biaya Tetap  Rp. 1,065,667

 

Biaya Variabel
 Bibit kapulaga  Rp. 80,000  x  30  =  Rp. 2,400,000
 Pupuk alami  Rp. 72,000  x  30  =  Rp. 2,160,000
 Pupuk buatan  Rp. 63,000  x  30  =  Rp. 1,890,000
 Karung  Rp. 31,000  x  30  =  Rp. 930,000
 Pestisida hama  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Pestisida rumput  Rp. 89,000  x  30  =  Rp. 2,670,000
 Pekerja  Rp. 150,000  x  30  =  Rp. 4,500,000
 Tali  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Biaya Variabel  Rp. 14,700,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 15,765,667

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
175 Kg  x Rp. 9,000  =  Rp. 1,575,000
Rp. 1,575,000  x 30 hr  =  Rp. 47,250,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    47,250,000  – 15,765,667  =  Rp. 31,484,333

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 31,970,000  : 31,484,333  = 1  bln

 mesin destilasi minyak atsiri 1 agrowindo

Jadi, dengan adanya hitungan analisa usaha yang disediakan di atas Anda dapat mengetahui besarnya modal yang diperlukan dalam menjalankan bisnis budidaya kapulaga. Selain itu Anda juga dapat mengetahui jika budidaya kapulaga memiliki potensi yang sangat menguntungkan untuk dibudidayakan. Kapulaga yang dihasilkan sebenarnya sudah memiliki nilai jual yang tinggi namun untuk menambah omzet semakin besar Anda bisa menggolah kapulaga untuk dijadikan minyak atsiri dengan menggunakan mesin destilasi minyak. Kapulaga adalah salah satu jenis buah yang dapat diolah untuk diambil minyaknya. Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin destilasi minyak kini bisa mendapatkan mesin tersebut di Toko Mesin Maksindo dengan kualitas menjanjikan karena diproduksi oleh Agrowindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya kapulaga yang memiliki prospek cemerlang dan menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas dapat membuat budidaya kapulaga yang dijalankan memperoleh hasil panen yang memuaskan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com