09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Temulawak dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat4696 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya temulawak? Tanaman temulawak adalah salah satu tanaman sejenis obat yang biasanya digunakan sebagai obat herbal atau obat alternatif untuk penyembuhan berbagai penyakit yang dapat menyerang kesehatan tubuh. Tanaman temulawak tumbuh dengan berumpun dan memiliki batang semu. Tanaman temulawak termasuk sebagai salah satu tanaman umbi tunas yang dapat tumbuh di dalam tanah. Tanaman temulawak berasal dari Asia Tenggara dan sudah menyebar hingga ke wilayah Indonesia secara luas. Budidaya temulawak bisa dikatakan sangat sederhana dan mudah namun Anda harus memperhatikan media tanam serta kondisi sebelum melakukan proses penanaman. Kondisi tanah sebelum proses penananam akan mempengaruhi kesuburan dari tanaman temulawak. Agar hasil panen yang didapatkan lebih optimal maka Anda perlu memperhatikan beberapa cara budidaya temulawak seperti yang disediakan di bawah ini.

  1. Pembibitan

Perbanyakan tanaman temulawak dapat dilakukan dengan menggunakan rimpang atau tunas yang dihasilkan. Kebutuhan bibit tergantung dari luasnya lahan yang akan digunakan sebagai lahan tanam.

  1. Persyaratan Bibit

Bibit yang berkualitas akan dapat mempengaruhii hasil yang didapatkan nantinya. Agar mendapatkan temulawak yang berkualitas maka Anda perlu memperhatikan bibit yang akan digunakan seperti memilih rimpang yang berkualitas, rimpang yang sudah berumur 10 bulan, memiliki mata tunas 2 hingga 3, tidak terserang hama dan penyakit, tidak abnomal, dan dapat tumbuh dengan baik dan optimal.

  1. Penggolahan Media Tanam

Pertama Anda harus menyediakan lahan untuk penanaman setelah itu lakukan sanitasi dan juga pengemburan. Bersihkan lahan dari gulma atau tanaman liar. Buat bedengan dengan lebar 100 cm hingga 200 cm dengan tinggi 30 cm. Jarak setiap bedengan seharusnya 30 cm hingga 40 cm. Buat aliran drainase dengan baik agar tidak terjadi pengendapan air yang berlebihan.

  1. Penanaman Temulawak

Penanaman temulawak sebaiknya dilakukan saat awal mudim hujan di waktu pagi hari. Buat lubang tanam dengan kedalaman 30 cm hingga 60 cm dengan ukuran 30 cm x 30 cm. jarak lubang sebaiknya 60 cm x 60 cm. Proses penanaman dapat dilakukan dengan memasukan rimpang ke dalam lubang tanam lalu menimbunnya kembali dengan menggunakan tanah. Lakukan penyiraman awal hingga tanahnya basah.

  1. Pemeliharaan Temulawak

Pemeliharaan tanaman temulawak dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti penyulaman, penyiangan, pembubunan, penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama. Agar tanaman temulawak terbebas dari hama dan penyakit sebaiknya melakukan proses penyemperotan insektisida. Tanaman temulawak daoat dipanen bila sudah berusia antara 9 hingga 10 bulan. Proses panen dapat dilakukan hanya dengan menggali media tanah dan rumpun diangkat bersama dengan akar dan rimpangnya. Proses panen sebaiknya dilakukan saat musim kemarau di waktu sore hari.

Beberapa cara budidaya temulawak dapat Anda perhatikan di atas. Bagi Anda yang ingin menjalankan peluang bisnis budidaya temulawak tidak hanya penjelasan di atas saja yang perlu Anda ketahui namun Anda juga perlu melihat hitungan analisa usaha yang disediakan di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Temulawak

Asumsi

  • Lamanya penggunaan alat pada : sewa lahan selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pompa air selama waktu 2.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : mesin destilasi minyak selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : penyiram tanaman gembor selama waktu 2.5tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : pisau selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timbangan selama waktu 2 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : sabit selama waktu 1.5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : timba selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : wadah untuk panen selama waktu 1 tahun.
  • Lamanya penggunaan alat pada : peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Lahan  Rp. 3,000,000
 Pompa Air  Rp. 1,200,000
 Mesin destilasi minyak  Rp. 25,000,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 75,000
 Pisau  Rp. 50,000
 Timbangan  Rp. 300,000
 Sabit  Rp. 100,000
 Cangkul  Rp. 125,000
 Gerobak dorong  Rp. 400,000
 Timba  Rp. 60,000
 Wadah untuk panen  Rp. 155,000
 Peralatan tambahan  Rp. 80,000
 Jumlah Investasi  Rp. 30,545,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 3.000.000  Rp. 100,000
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.200.000  Rp. 40,000
 Penyusutan mesin destilasi minyak 1/30 x Rp. 25.000.000  Rp. 833,333
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 75.000  Rp. 2,500
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 300.000  Rp. 10,000
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 125.000  Rp. 4,167
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 400.000  Rp. 13,333
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 60.000  Rp. 2,000
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 155.000  Rp. 5,167
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 80.000  Rp. 2,667
 Total Biaya Tetap  Rp. 1,018,167

 

Biaya Variabel
 Bibit temulawak  Rp. 75,000  x  30  =  Rp. 2,250,000
 Pupuk alami  Rp. 55,000  x  30  =  Rp. 1,650,000
 Pupuk buatan  Rp. 80,000  x  30  =  Rp. 2,400,000
 Karung  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Pestisida hama  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Pestisida rumput  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Pekerja  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Biaya Variabel  Rp. 10,800,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 11,818,167

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
250 kg  x Rp. 4,000  =  Rp. 1,000,000
Rp. 1,000,000  x 30 hr  =  Rp. 30,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    30,000,000  – 11,818,167  =  Rp. 18,181,833

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 30,545,000  : 18,181,833  = 2  bln

 mesin destilasi minyak atsiri 1 agrowindo

Jadi, dengan adanya hitungan analisa usaha yang disediakan di atas Anda dapat mengetahui jika bisnis budidaya temulawak dapat menghasikkan keuntungan yang menjanjikan. Agar budidaya temulawak memiliki nilai jual yang lebih tinggi maka Anda bisa menggolahnya untuk dijadikan minyak temulawak. Pembuatan minyak temulawak kini bisa dilakukan dengan menggunakan mesin usaha sehingga lebih cepat. Adapun mesin usaha yang daoat digunakan adalah mesin destilasi minyak. Dengan menggunakan mesin destilasi minyak maka proses penggolahan minyak temulawak akan semakin praktis. Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin destilasi minyak saat ini bisa mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo. Mesin destilasi minyak yang disediakan oleh Maksindo adalah mesin usaha berkualitas yang diproduksi oleh Agrowindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya temulawak yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas dapat membuat budidaya temulawak menghasilkan omzet yang besar.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com