09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Kecipir dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat6053 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya kecipir? Kecipir? Kecipir adalah salah datu jenis sayuran yang dimanfaatkan buahnya untuk dimakan. Sayuran kecipir merupakan jenis sayuran yang berbentuk perdu. Kecipir banyak mengandung serat yang sangat tinggi selain itu juga banyak mengandung mineral yang baik untuk tubuh. Kecipik dibagi menjadi 2 jenis yaitu kecipir dengan bunga biru dan kecipir dengan bunga putih. Kecipir dengan bunga biru merupakan kecipir dengan ukuran yang besar dan memiliki panjang buah antara 15 cm hingga 20 cm. Sedangkan untuk jenis kecipir yang berbunga putih adalah kecipir dengan biji kecil dan memiliki panjang buah antara 30 cm hingga 40 cm. Penanaman kecipir sangat mudah dan bisa Anda tanam di sekitar halaman rumah Anda. Lahan tanam kecipir juga tidak menuntut kemungkinan kesuburan yang tinggi. Apabila Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman kecipir di bawah ini ada beberapa 2 cara menanam kecipir yang perlu Anda perhatikan.

  1. Penanaman dan Pembudidayaan Buah

Lahan tanam sebelumnya harus diberikan pupuk kandang dan pupuk kompos. Pemberian pupuk dilakukan 1 hingga 2 minggu sebelum ditanami. Setelah itu lahan tanam dicangkul dan dibajak agar tanah semakin gembur dan pupuk tanah dapat tercampur dengan rata. Lahan tanam dibuat dengan bedengan memanjang sesuai luas lahan. Jarak lubang tanam antara 1 m hingga 2 m. Untuk setiap lubang dapat Anda masukan 2 buah benih kecipir. Penyiraman dilakukan anatara pagi dan sore hari secara rutin. Setelah berusia 1 bulan beri pupuk agar pertumbuhannya maksimal. Pantau pertumbuhan tanaman kecipir dan lakukan penyiangan jika ada rumput yang menggangu pertumbuhan tanaman kecipir. Lakukan penyemperotan fungsida agar tanaman kecipir terhindar dari hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman. Masa panen kecipir yaitu antara 3 hingga 4 bulan setelah masa tanam.

  1. Penanaman untuk Budidaya Benih

Selain dijual buahnya yang dapat dikonsumsi tanaman kecipir juga dapat dijual dalam bentuk benih. Penanaman kecipir untuk dijual seagai benih sebenarnya hampir sama dengan penanaman buah hanya saja ada perlakuan khusus yang harus dilakukan seperti penjarakan dan penyeleksian. Penjarakan bertujuan agar agar tidak terjadi penyerbukan silang. Sedangkan penyeleksian yaitu proses pemlihan bibit dari tanaman yang baik dan membuang bibit yang jelek. Benih dapat dipanen saat usia 120 hari setelah penanaman. Pemanenan dapat dilakukan dengan mudah dengan pemetikan dan disimpan ditempat yang kering namun sebelumnya dijemur di bawah sinar matahari agar kadar airnya menurun. Rata-rata biji yang dihasilkan oleh tanaman polong berkisar antara 5 hingga 17 biji.

Cara penanaman kecipir dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan mengambil buahnya sebagai sayur dan mengambil benih. Dari 2 cara tersebut kebanyakan masyarakat lebih memilih untuk membudidayakan tanaman kecipir untuk diambil buahnya. Bagi Anda yang ingin menjalankan peluang bisnis budidaya kecipir di bawah ini ada analisa usaha yang perlu Anda ketahui sebelumnya.

Analisa Usaha Budidaya Kecipir

Asumsi

  • Lama penggunaan alat untuk sewa lahan selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk pompa air selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk mesin hand sprayer selama waktu 6 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk gembor air selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk sabit selama waktu 2.5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk pisau selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk gunting selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk golok selama waktu 1.5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk gerobak dorong selama waktu 2.5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk timba selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk wadah untuk bibit selama waktu 5 tahun.
  • Lama penggunaan alat untuk peralatan tambahan selama waktu 2 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa lahan  Rp. 4,500,000
 Pompa Air  Rp. 1,500,000
 Mesin hand spryer  Rp. 600,000
 Gembor air  Rp. 120,000
 Sabit  Rp. 80,000
 Pisau  Rp. 50,000
 Gunting  Rp. 40,000
 Golok  Rp. 75,000
 Cangkul  Rp. 120,000
 Gerobak dorong  Rp. 450,000
 Timba  Rp. 50,000
 Wadah untuk bibit  Rp. 100,000
 Peralatan tambahan  Rp. 150,000
 Jumlah Investasi  Rp. 7,835,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 4.500.000  Rp. 150,000
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.500.000  Rp. 50,000
 Penyusutan mesin hand spryer 1/30 x Rp. 600.000  Rp. 20,000
 Penyusutan gembor air 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 80.000  Rp. 2,667
 Penyusutan pisau 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan gunting 1/30 x Rp. 40.000  Rp. 1,333
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 75.000  Rp. 2,500
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 450.000  Rp. 15,000
 Penyusutan timba1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan wadah untuk bibit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 150.000  Rp. 5,000
 Total Biaya Tetap  Rp. 261,167

 

Biaya Variabel
 Bibit kecipir  Rp. 55,000  x  30  =  Rp. 1,650,000
 Pupuk alami  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Pupuk buatan  Rp. 30,000  x  30  =  Rp. 900,000
 Karung  Rp. 15,000  x  30  =  Rp. 450,000
 Pestisida hama  Rp. 20,000  x  30  =  Rp. 600,000
 Pestisida rumput  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Pekerja  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Bambu  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Tali  Rp. 5,000  x  30  =  Rp. 150,000
 Polibag  Rp. 30,000  x  30  =  Rp. 900,000
 Biaya Variabel  Rp. 6,450,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 6,711,167

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
100 kg  x Rp. 5,000  =  Rp. 500,000
Rp. 500,000  x 30 hr  =  Rp. 15,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    15,000,000  – 6,711,167  =  Rp. 8,288,833

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 7,835,000  : 8,288,833  = 1  bln

 Hand Sprayer (Penyemprot) Multiguna Agrowindo 1 agrowindo

Dari analisa usaha yang disediakan di atas Anda dapat mengetahui jika budidaya kecipir sangat menguntungkan. Agar tanaman kecipir terhindar dari serangan hama sebaiknya Anda rutin melakukan proses penyemperotan. Proses penyemperotan akan lebih efisien jika Anda lakukan dengan menggunakan mesin hand sprayer. Apa itu mesin hand sprayer? Mesin hand sprayer adalah mesin usaha yang berfungsi untuk melancarkan proses penyemperotan obat cair. Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin hand sprayer saat ini bisa mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo.

Demikian tadi ifnormasi mengenai peluang usaha budidaya kecipir yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja budidaya kecipir yang dijalankan dapat memperoleh hasil panen yang memuaskan.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com