09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Tanaman Wijen dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat7430 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya tanaman wijen? Biji wijen hampir sebagian besar diketahui oleh masyarakat Indonesia secara luas. Meskipun banyak yang mengetahui biji wijen tidak semua masyarakat mengetahui tanaman wijen. Tanaman wijen merupakan tanaman semudim yang berumur 2.5 bulan hingga 5 bulan. Tanaman wijen hampir dapat tumbuh di seluruh dunia. Tanaman wijen dapat menghasilkan biji wijen yang sering digunakan sebagai bahan dalam pembuatan makanan ataupun masakan. Makanan yang banyak menggunakan wijen adalah jajanan pasar. Jajanan pasar yang dibuat dengan menggunakan wijen diatranya seperti onde, onde, roti kacang, dll. Biji wijen tidak hanya digunakan untuk bahan taburan saja namun juga bisa diolah untuk dijadikan minyak wijen. Minyak wijen dapat mengikat kolesterol sehingga sangat efisien jika digunakan oleh penderita kolesterol tinggi. Wijen memang dikenal oleh madyarakat secara luas namun budidaya tanaman wijen masih sangat jarang dilakuka oleh sebagain besar masyarakat Indonesia. Tanaman wijen adalah jenis tanaman yang dapat tumbuh subur di daerah dengan iklim topis seperti di Indonsia. Jika tidak dibudidayakan tentu kurang efisien. Tanaman wijen mengandung banyak protein yang tinggi. Tanaman wijen memiliki batang tegak, bertekuk kayu empat, susunan daun bawah, bercabang, dll. Bunga wijen muncul dari ketiak daun. Penyerbukan tanaman wijen dibantu dengan serangga dan angin. Buah wijen memiliki panjang 2 hingga 3 cm dengan memiliki diameter 0.5 cm hingga 1 cm. Bagi Anda yang ingin membudidayakan tanaman wijen di bawah ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  1. Syarat Tumbuh Tanaman Wijen

Tanaman wijen dapat tumbuh di iklim tropika ataupun subtropika dengan ketinggian 1 m hingga 1.200 mdpl. Tanaman wijen sangat sensitif dengan suhu rendah, cirah hujan yang tinggi, cuaca mendung pada saat pembungaan. Suhu yang optimal untuk tanaman wijen yaitu anatara 25 deraj C hingga 30 derajat C. curah hujan yang efisien antara 300 mm hingga 1000 mm.Tanaman wijen kurang dapat ternaung sehingga Anda tidak perlu bertanam secara campuran.

  1. Tanah

Tanah yang efsiein untuk penanaman wijen yaitu tanah lempung dan berpasir serta subur. Untuk PH tanah yang efisien yaitu 5.5 hingga 8.0. Untuk tanah dangkal dan garaman kurang sesuai jika ditanami wijen.

  1. Pengendalian Hama

Ganguan hama dan penyakit pada tanaman memang menjadi salah satu kendala untuk pertumbuhan seuatu tanaman. Untuk mengedalikan hama Anda perlu melaklukan pemberantasan dengan tepat dan cepat. Setiap jenis penyakit dan hama yang menyerang mengalami gejala yang tidak sama sehingga Anda perlu memperhatikannya. Setiap obat fungsinda memiliki fungsi yang tidak sama dalam pengendalian hama sehingga Anda harus mengetahui gejala penyakit yang ditimbulkan oleh tanaman wijen.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam menjalankan peluang bisnis budidaya tanaman wijen dapat Anda perhatikan di atas. Selain mengetahui penjelasan di atas di bawah ini juga disertai analisa usahanya yang perlu Anda ketahui.

Analisa Usaha Budidaya Tanaman Wijen

Asumsi

  • Masa penggunaan pada = sewa pajak lahan selama waktu 6 tahun.
  • Masa penggunaan pada = pompa air selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada = mesin pemeras minyak selama waktu 8 tahun.
  • Masa penggunaan pada = sabit selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada = penyiram tanaman gembor selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada = selang selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada = golok selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pada = cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada = gerobak dorong selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pada = geraji selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada = timba selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan pada = timbangan selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pada = wadah untuk panen selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada = peralatan tambahan selama waktu 3 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Pajak Lahan  Rp. 6,000,000
 Pompa Air  Rp. 1,800,000
 Mesin pemeras minyak  Rp. 23,775,000
 Sabit  Rp. 130,000
 Penyiram tanaman gembor  Rp. 120,000
 Selang  Rp. 120,000
 Golok  Rp. 100,000
 Cangkul  Rp. 135,000
 Gerobak dorong  Rp. 600,000
 Geraji  Rp. 100,000
 Timba  Rp. 50,000
 Timbangan  Rp. 300,000
 Wadah untuk panen  Rp. 100,000
 Peralatan tambahan  Rp. 100,000
 Jumlah Investasi  Rp. 33,430,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa pajak lahan 1/30 x Rp. 6.000.000  Rp. 200,000
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.800.000  Rp. 60,000
 Penyusutan mesin pemeras minyak 1/30 x Rp. 23.775.000  Rp. 792,500
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 130.000  Rp. 4,333
 Penyusutan penyiram tanaman gembor 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan selang 1/30 x Rp. 120.000  Rp. 4,000
 Penyusutan golok 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 135.000  Rp. 4,500
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 600.000  Rp. 20,000
 Penyusutan geraji 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 300.000  Rp. 10,000
 Penyusutan wadah untuk panen 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Total Biaya Tetap  Rp. 1,114,333

 

Biaya Variabel
 Bibit wijen  Rp. 100,000  x  30  =  Rp. 3,000,000
 Pupuk alami  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Pupuk buatan  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Karung  Rp. 30,000  x  30  =  Rp. 900,000
 Pestisida hama  Rp. 90,000  x  30  =  Rp. 2,700,000
 Pestisida rumput  Rp. 85,000  x  30  =  Rp. 2,550,000
 Pekerja  Rp. 200,000  x  30  =  Rp. 6,000,000
 Tali  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Biaya Variabel  Rp. 17,250,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 18,364,333

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
50 Kg  x Rp. 30,000  =  Rp. 1,500,000
Rp. 1,500,000  x 30  hr  =  Rp. 45,000,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    45,000,000  – 18,364,333  =  Rp. 26,635,667

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 33,430,000  : 26,635,667  = 1  bln

 

Setelah mengetahui hitungan analisa usaha yang disediakan Anda dapat mengetahui jika budidaya tanaman wijen sangat menguntungkan untuk dijalani. Untuk meningkatkan nilai jual biji wijen yang dihasilkan Anda dapat menggolahnya untuk dijadikan minyak wijen. Agar memudahkan penggolahan minyak wijen maka Anda bisa menggunakan mesin pemeras minyak biji-bijian. Dengan menggunakan mesin pemeras minyak biji maka Anda akan menghasilkan minyak berkualitas dari tanaman wijen yang Anda budidayakan. Apabila Anda ingin menggunakan mesin pemeras minyak biji-bijian kini tidak perlu binggung dimana untuk mendapatkannya karena Anda bisa memperolehnya di Toko Mesin Maksindo.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya tanaman wijen yang memiliki potensi menjanjikan. Semoga saja dengan adanya penjelasan di atas dapat membuat budidaya tanaman memperoleh hasil panen yang berlimpah.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com