09.00 - 17.00 WIB
08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177

pusat@tokomesin.com
Menu

Peluang Usaha Budidaya Beras Merah dan Analisa Usahanya

KategoriPeluang Usaha
Di lihat7354 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Peluang usaha budidaya beras merah? Bagi Anda yang berkecimpung di bidang pertanian tentu sudah mengetahui bagaiaman cara membudidayakan beras merah. Beras merah adalah salah satu produk tanaman pangan yang dapat tumbuh subur di daerah dengan iklik tropis seperti di Indonesia. Kandungan nutrisi yang dimiliki oleh beras merah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih yang sering Anda konsumsi setiap harinya. Prospek bisnis budidaya beras merah sangat menguntungkan dan memiliki prospek bagus di pasaran. Bagi Anda yang bekerja dalam bidnag pertanian sebaiknya mencoba untuk menekuni budidaya beras merah. Beras merah banyak mengadung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti protein, asam lemak tidak jenuh, betas sterol, dll. Beras merah yang ditanam secara organik dapat memperbaiki gizi masyarakat serta dapat mencegah berbagai macam penyakit. Kesejahteraan para petani juga lebih terjamin karena harga jual beras merah jauh lebih tinggi dari pada harga jual beras putih. Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mengetahui beras merah namun untuk care membudidayakannya tidak semua masyarakat mengetahuinya. Budidaya beras merah sebenarnya hampir sama dengan budidaya beras putih dan bagi Anda yang masih pemula di bawah ini ada beberapa langkah-langkah yang perlu diperhatikan jika ingin membudidayakan beras merah.

  1. Persiapan Lahan

Langkah awal dalam jika ingin membudidayakan beras merah adalah menyiapkan lahan yang akan digunakan sebagai lahan tanam. Lahan tanam yang efisien adalah di sawah. Sebelum melakukan proses penanaman sebaiknya Anda membersihkan lahan tanam dari gulma dan tanaman yang menggangu. Lahan tanam kemudian digemburkan dengan cara dibajak baik secara manual ataupun menggunakan cara modern.

  1. Pembenihan

Setelah menyiapkan lahan tanam proses selanjutnya adalah pembenihan. Gunakan bibit yang unggul dan berkualitas. Setelah itu itu rendam bibit dan jika ada yang mengambang sebaiknya dibuang. Setelah itu tabur benih di lahan persemaian.

  1. Penanaman

Budidaya beras merah yang efisien sebaiknya dilakukan di awal musim hujan. Bibit yang sudah berusia 21 hari siap untuk ditanam atau dipindahkan di lahan tanam yang lebih luas.

  1. Pemeliharaan

Pemeliharaan beras merah sama dengan pemeliharaan tanaman padi yang sering Anda ketahui. Adapun tahapan dalam proses pemeliharaan adalah pemberian pupuk, penyulaman, penyiangan, irigasi, pengendalian hama dan penyakit. Penyulaman tanaman sebaiknya dilakukan saat usia tanaman antara 1 sampai 3 minggu. Apabila Anda rumput yang dapat menggau pertumbuhan tanaman beras merah sebaiknya segera dibersihkan. Penyiangan yang efisien sebaiknya dilakukan saat usia tanaman beras merah 3-4 minggu. Untuk penyemperotan Anda bisa menggunakan pestisida kurang lebih tiap 15 hari sekali.

Beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam proses penanaman beras merah dapat Anda perhatikan di atas. Dengan mengetahui langkah-langkah dalam membudidayakan tanaman beras merah tentu akan membuat peluang bisnis budidaya beras merah akan memperoleh hasil panen yang berlimpah. Bagi Anda yang ingin membudidayakan tanaman beras merah tidak hanya langkah-langlah di atas yang perlu diperhatikan namun Anda juga perlu melihat analisa usaha dalam menjalankan bisnis budidaya beras merah seperti di bawah ini.

Analisa Usaha Budidaya Beras Merah

Asumsi

  • Lama penggunaan pada sewa lahan selama waktu 1 tahun.
  • Lama penggunaan pada pompa air selama waktu 1 tahun.
  • Lama penggunaan pada alat penanam padi selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan pada mesin hand spryer selama waktu 5 tahun.
  • Lama penggunaan pada diesel selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan pada timbangan selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan pada sabit selama waktu 1.5 tahun.
  • Lama penggunaan pada cangkul selama waktu 3 tahun.
  • Lama penggunaan pada gerobak dorong selama waktu 2.5 tahun.
  • Lama penggunaan pada timba selama waktu 2 tahun.
  • Lama penggunaan pada terpal selama waktu 6 tahun.
  • Lama penggunaan pada peralatan tambahan selama waktu 2 tahun.

Investasi

Peralatan Harga 
 Sewa Lahan  Rp. 2,000,000
 Pompa Air  Rp. 1,000,000
 Alat penanam padi  Rp. 1,000,000
 Mesin hand sprayer  Rp. 500,000
 Diesel  Rp. 500,000
 Timbangan  Rp. 300,000
 Sabit  Rp. 100,000
 Cangkul  Rp. 100,000
 Gerobak dorong  Rp. 350,000
 Timba  Rp. 50,000
 Terpal  Rp. 200,000
 Peralatan tambahan  Rp. 100,000
 Jumlah Investasi  Rp. 6,200,000

 

Biaya Operasional per Bulan
 Biaya Tetap
 Penyusutan sewa lahan 1/30 x Rp. 2.000.000  Rp. 66,667
 Penyusutan pompa air 1/30 x Rp. 1.000.000  Rp. 33,333
 Penyusutan alat penanam padi 1/30 x Rp. 1.000.000  Rp. 33,333
 Penyusutan mesin hand sprayer 1/30 x Rp. 500.000  Rp. 16,667
 Penyusutan diesel 1/30 x Rp. 500.000  Rp. 16,667
 Penyusutan timbangan 1/30 x Rp. 300.000  Rp. 10,000
 Penyusutan sabit 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan cangkul 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Penyusutan gerobak dorong 1/30 x Rp. 350.000  Rp. 11,667
 Penyusutan timba 1/30 x Rp. 50.000  Rp. 1,667
 Penyusutan terpal 1/30 x Rp. 200.000  Rp. 6,667
 Penyusutan alat tambahan 1/30 x Rp. 100.000  Rp. 3,333
 Total Biaya Tetap  Rp. 206,667

 

Biaya Variabel
 Bibit padi  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Pupuk kandang  Rp. 55,000  x  30  =  Rp. 1,650,000
 Pupuk kompos  Rp. 60,000  x  30  =  Rp. 1,800,000
 Karung  Rp. 25,000  x  30  =  Rp. 750,000
 Pestisida hama  Rp. 45,000  x  30  =  Rp. 1,350,000
 Pestisida rumput  Rp. 50,000  x  30  =  Rp. 1,500,000
 Pekerja  Rp. 200,000  x  30  =  Rp. 6,000,000
 Biaya Variabel  Rp. 13,050,000

 

Total Biaya Operasional
 Biaya tetap + biaya variabel =  Rp. 13,256,667

 

Pendapatan per Bulan
 Penjualan rata – rata =
50 kg  x Rp. 15,000  =  Rp. 750,000
Rp. 750,000  x 30 hr  =  Rp. 22,500,000

 

Keuntungan per Bulan
 Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
 Rp.    22,500,000  – 13,256,667  =  Rp. 9,243,333

 

Lama Balik Modal
 Total Investasi / Keuntungan =  Rp. 6,200,000  : 9,243,333  = 1  bln

 

Jadi, dengan adanya hitungan analisa usaha yang disediakan di atas Anda dapat mengetahui besarnya modal yang diperlukan untuk membudidayakan tanaman beras merah. Selain itu Anda juga bisa mengetahui keuntungan yang diperoleh dari hasil panen.

Alat Penanam Padi

Budidaya beras merah sangat menguntungkan dan untuk proses penanaman beras merah kini bisa dilakukan dengan menggunakan alat penanam padi. Dengan menggunakan alat penanam padi proses penanaman tidak perlu dilakukan dengan cara manual dengan membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang banyak. Bagi Anda yang ingin mengunakan alat penanam padi kini bisa mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo. Alat penanam padi adalah sebuah mesin usaha yang diproduksi oleh Agrowindo sehingga memiliki kualitas yang menjanjikan.

Demikian tadi informasi mengenai peluang usaha budidaya beras merah yang sangat menguntungkan di bidang pertanian. Semoga hasil panen yang diperoleh semakin memuaskan setelah adanya penjelasan di atas.

Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp (Hubungi CS)
Rp 7.075.000
New
Rp 2.990.000
sertifikat iso agrowindo

Hubungi Kami

08123386165, 081233144166
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
081318887231, 081233144166, 081233777646, 081311177522, 081233144177
pusat@tokomesin.com